Pengertian
Protokol jaringan
Protokol jaringan adalah suatu cara komunikasi antarkomputer sehingga dapat
saling bertukar informasi dengan benar.
Terdapat
dua bagian protokol dalam jaringan, yaitu protokol penghubung antar peralatan
jaringan yang mengatur bentuk dan jenis data yang dikirim, menentukan besaran
listrik yang digunakan, jenis kabel dalam proses transmisi data, dll. ,dan
protokol kedua adalah protokol dari sistem operasi yang digunakan, seperti
Netware yang menggunakan IPX/SPX, Microsoft dengan NetBEUI, protokol standar
Internet yang memakai TCP/IP, dll.
TCP/IP
(Transmision Control Protocol/Internet Protocol)
“Terdapat
perbedaan antara kata "internet" dengan "Internet".
"Internet" adalah International Network sedangkan
"internet" adalah internetworking. Kata "Internet" pada IP
adalah internetworking”.
TCP/IP adalah protokol yang digunakan di jaringan global karena memiliki sistem pengalamatan yang baik dan memiliki sistem pengecekan data. Saat ini terdapat dua versi TCP/IP yang berbeda dalam sistem penomoran, yaitu IPv4 (32 bit) dan IPv6 (128 bit), dan saat ini yang masih digunakan adalah IPv4. Untuk memepermudah penulisan, alamat IP biasanya ditulis dalam bentuk empat segmen bilangan desimal yang dipisahkan tanda titik dan setiap segmen mewakili delapan bit pada alamat IP. Setiap network adapter dapat memiliki lebih dari satu alamat IP namun sebuah alamat IP (IP address) tidak boleh dipakai oleh dua atau beberapa network adapter. Pengaturan alokasi alamat IP dilakukan oleh badan internasional bernama Internic. Saat ini lebih dari 85% alamat IP (IPv4) telah terpakai sehingga sebentar lagi sistem IPv4 akan digantikan oleh IPv6.
Karakte protocol
TCP/IP adalah protokol yang digunakan di jaringan global karena memiliki sistem pengalamatan yang baik dan memiliki sistem pengecekan data. Saat ini terdapat dua versi TCP/IP yang berbeda dalam sistem penomoran, yaitu IPv4 (32 bit) dan IPv6 (128 bit), dan saat ini yang masih digunakan adalah IPv4. Untuk memepermudah penulisan, alamat IP biasanya ditulis dalam bentuk empat segmen bilangan desimal yang dipisahkan tanda titik dan setiap segmen mewakili delapan bit pada alamat IP. Setiap network adapter dapat memiliki lebih dari satu alamat IP namun sebuah alamat IP (IP address) tidak boleh dipakai oleh dua atau beberapa network adapter. Pengaturan alokasi alamat IP dilakukan oleh badan internasional bernama Internic. Saat ini lebih dari 85% alamat IP (IPv4) telah terpakai sehingga sebentar lagi sistem IPv4 akan digantikan oleh IPv6.
Karakte protocol
Ø
Langsung : Dua
system yang menggunakan point to point
Ø
Tidak langsung : system yang dihubungkan dengan
switch jaringan komunikasi
Ø
Monolitis : Antara pihak penerima dan
pengirim data harus ada persetujuan
Ø
Tersetruktur : rangkaian protocol yang
digunakan mempunyai lapisan / herarki (golongan)
Ø
Simatris / Tidak simatris : Sebuah protocol yang bersifat
simetris jika dapat melakukan komunikasi antara entiti sejenis, sedangkan Asimetri (tidak simetris) diterapkan
pada protokl yang mempunyai tingkatan lebih tinggi / lebih rendah.
Contoh - Hubungan
“client” dan “server”.
Ø
Standar / Non standar : Protocol yang dibuat untuk suatu
situasi komunikasi tertentu
Ciri-ciri yang terdapat di protocol TCP/IP:
- Standart protokol TCP/IP dalam bentuk Request For
Comment (RFC) dapat diambil oleh siapapun tanpa biaya.
- Tidak tergantung pada system operasi atau hardware
tertentu.
- Pengembamngannya berdasarkan consensus dan tidak
bergantung pada vendor tertentu.
- Dapat digunakan hampir disemua perangkat transmisi
sepeeti Ethernet, TokenRing, jaur telepon dial-up, jaringan X.25.
- Pengalamatan bersifat unik dalam skala global. Sehingga
komputer yang menggunakan TCP/IP dapat saling berhubungan walaupun
jaringannya sangat luas.
- Memiliki banyak layanan.
- Bisa diterapkan pada internetwork karena memiliki
fasilitas routing.
State
Internet Protokol antara lain
:
Ø Standard : standard IAB (Ad Unit Guidelines) mengeluarkan
ini sebagai protokol untuk internet dibagi menjadi dua, yaituIP Protocol dan
Network Specific Protocol
Ø Draft Standard : Draft Standard IAB mempertimbangkan
protokol ini sebagai protokol standard
Ø Porposed Standard : ini adalah proposal protokol yang
mungkin dipertimbangkan IAB sebagai sebuah standard
Ø Experimental :system tidak harus mengimplementasikan
protokol eksperimental, kecuali berpartisipasi pada eksperiment (percobaan)
Ø Informational : protokol dikembangkan oleh standard
organisasi atau vendor yang lain
Ø Historic : protokol ini mungkin protokol yang tidak menjadi
internet lain
No comments:
Post a Comment