Sunday, June 23, 2013

Internet protocol dan transfer protokol

Pengertian Protokol jaringan
Protokol jaringan adalah suatu cara komunikasi antarkomputer sehingga dapat saling bertukar informasi dengan benar.
Terdapat dua bagian protokol dalam jaringan, yaitu protokol penghubung antar peralatan jaringan yang mengatur bentuk dan jenis data yang dikirim, menentukan besaran listrik yang digunakan, jenis kabel dalam proses transmisi data, dll. ,dan protokol kedua adalah protokol dari sistem operasi yang digunakan, seperti Netware yang menggunakan IPX/SPX, Microsoft dengan NetBEUI, protokol standar Internet yang memakai TCP/IP, dll.

TCP/IP (Transmision Control Protocol/Internet Protocol)
“Terdapat perbedaan antara kata "internet" dengan "Internet". "Internet" adalah International Network sedangkan "internet" adalah internetworking. Kata "Internet" pada IP adalah internetworking”.

TCP/IP adalah protokol yang digunakan di jaringan global karena memiliki sistem pengalamatan yang baik dan memiliki sistem pengecekan data. Saat ini terdapat dua versi TCP/IP yang berbeda dalam sistem penomoran, yaitu IPv4 (32 bit) dan IPv6 (128 bit), dan saat ini yang masih digunakan adalah IPv4. Untuk memepermudah penulisan, alamat IP biasanya ditulis dalam bentuk empat segmen bilangan desimal yang dipisahkan tanda titik dan setiap segmen mewakili delapan bit pada alamat IP. Setiap network adapter dapat memiliki lebih dari satu alamat IP namun sebuah alamat IP (IP address) tidak boleh dipakai oleh dua atau beberapa network adapter. Pengaturan alokasi alamat IP dilakukan oleh badan internasional bernama Internic. Saat ini lebih dari 85% alamat IP (IPv4) telah terpakai sehingga sebentar lagi sistem IPv4 akan digantikan oleh IPv6.

Karakte protocol
Ø  Langsung  : Dua system yang menggunakan point to point
Ø  Tidak langsung : system yang dihubungkan dengan switch jaringan komunikasi
Ø  Monolitis : Antara pihak penerima dan pengirim data harus ada persetujuan
Ø  Tersetruktur : rangkaian protocol yang digunakan mempunyai lapisan / herarki (golongan)
Ø  Simatris / Tidak simatris : Sebuah protocol yang bersifat simetris jika dapat melakukan komunikasi antara entiti sejenis, sedangkan Asimetri (tidak simetris) diterapkan pada protokl yang mempunyai tingkatan lebih tinggi / lebih rendah.
Contoh -  Hubungan “client” dan “server”.
Ø  Standar / Non standar : Protocol yang dibuat untuk suatu situasi komunikasi tertentu

Ciri-ciri yang terdapat di protocol TCP/IP:
  1. Standart protokol TCP/IP dalam bentuk Request For Comment (RFC) dapat diambil oleh siapapun tanpa biaya.
  2. Tidak tergantung pada system operasi atau hardware tertentu.
  3. Pengembamngannya berdasarkan consensus dan tidak bergantung pada vendor tertentu.
  4. Dapat digunakan hampir disemua perangkat transmisi sepeeti Ethernet, TokenRing, jaur telepon dial-up, jaringan X.25.
  5. Pengalamatan bersifat unik dalam skala global. Sehingga komputer yang menggunakan TCP/IP dapat saling berhubungan walaupun jaringannya sangat luas.
  6. Memiliki banyak layanan.
  7. Bisa diterapkan pada internetwork karena memiliki fasilitas routing.
State Internet Protokol antara lain :
Ø  Standard : standard IAB (Ad Unit Guidelines) mengeluarkan ini sebagai protokol untuk internet dibagi menjadi dua, yaituIP Protocol dan Network Specific Protocol
Ø  Draft Standard : Draft Standard IAB mempertimbangkan protokol ini sebagai protokol standard
Ø  Porposed Standard : ini adalah proposal protokol yang mungkin dipertimbangkan IAB sebagai sebuah standard
Ø  Experimental :system tidak harus mengimplementasikan protokol eksperimental, kecuali berpartisipasi pada eksperiment (percobaan)
Ø  Informational : protokol dikembangkan oleh standard organisasi atau vendor yang lain
Ø  Historic : protokol ini mungkin protokol yang tidak menjadi internet lain


No comments:

Post a Comment