Sunday, April 28, 2013

ARSITEKTU PROTOKOL



Arsitektur TPC / IP                 dikembangkan oleh use Defence adifanced packet suitchednya (Apranet).
            Arsitektur TPC / IP digunakan secara global oleh internet, dan tidak ada modal official tetapi sebuah pekerjaan. Yang di mana meliputi:
a.  Lapisan Application
Merupakan pendukung aplikasi pemakai.
Contoh :
Ø  Http (hiper transport tesk protocol)
Ø  Https (hiper transport tesk protocol security)
Ø  Smpt

b. Host ke host atau lapisan transport
Merupakaan pengiriman data yang handal, pengurutan kiriman.

c.  Lapisan internet
Merupakan system biasa dihubungkan ke jaringan lain
Fungsinya Routing bias melalui banyak jaringan diplementasikan didalam end system (pemakai akhir) dan reuter,

d. Lapisan network acess
Ø  Pertukaran data antara end system dan jaringan
Ø  Destination address provision
Ø  Invoking sernices like priorty

e. Lapisan physical.
Ø  Lapisan antar muka physical antar peralatan transmisi data ( contoh computer ) dan media transmisi atau jaringan
Ø  Karasteristik dari media transmisi
Ø  Kuat sinyal
Ø  Kecepatan transper data, Dll.

Thursday, April 18, 2013

Arsitektur dan Protokol



            Sebelum mengenal arsitektur dan protocol terlebih dahulu kita mengenal TPC /IP, dimana TPC / IP (transmission control protocol / internet protocol) adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunikasi internet dalam proses tukar  menukar data dari satu computer kekomputer lain didalam jaringan computer.
A.     Pengertian Arsitektur dan Protokol
Protokol adalah rangakian aturan yang mem bawahi proses pertukaran data diantara dua  entitiy  atau merupakan persetujuan semua pihak yang berkomunikasi tentang bagai mana berkomunikasi tersebit
     Entitiy merupakan istilah yang menunjukan pada elemen- elemen aktif pads sebuah layar, yang dapat meliputi program – program aplikasi USER, program transper file,  system menejemen data, terminal dll.
 Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini.

Arsitektur  protokol
     Setruktur urutan dari hadware dan software yang mendukung  pertukaran data diantara system dan mendukung  aplikasi berdistribusi.
     Arsitektur protokol yang paling banyak digunakan adalah suite protocol TCP/IP. Tidak diperlukan interface yang sama pada semua mesin, asalkan setiap mesin dapat menggunakan protokol dengan benar. Daftar protokol yang digunakan oleh sebuah sistem, satu protokol per layer, disebut dengan protokol stack

B.     Fungsi-fungsi protokol dapat dikelompokkan dalam beberapa kategori sebagai berikut.
  • Encapsulation
Setiap PDU (Protocol Data Unit) terdiri dari data dan information control. Information control dikelompokkan dalam tiga ketegori: Address, Error detecting code, dan Protokol control. Proses untuk menambahkan data dan information control ke dalam sebuah PDU disebut enkapsulasi (encapsulation).
  • Segmentasi dan Reassembling
Segmentasi merupakan pemecahan data menjadi blok-blok yang berukuran sama. Alasan dilakukannya segmentasi, antara lain :
o Kemampuan jaringan komunikasi menerima ukuran blok.
o Efisiensi Error control.
o Efisiensi Flow control.
o Efisiensi buffer.

Kerugian dari segmentasi, antara lain :
o Overhead menjadi lebih besar.
o Terjadinya banyak interrupt akibat semakin banyaknya blok yang masuk.

Kebalikan dari segmentasi adalah reassembling. Reassembling adalah pengumpulan kembali sebuah data dari blok-blok yang sudah disegmentasi.
  • Connection control
Kontrol koneksi berhubungan dengan metode yang digunakan untuk melakukan pertukaran data antar entiti.
  • Ordered delivery
Apabila dua buah entiti pada host yang berlainan berkomunikasi, maka ada kemungkinan paket-paket data tidak tiba secara bersamaan akibat melintasi jalur-jalur yang berlainan. Agar entiti penerima dapat menerima data dengan benar, maka tiap-tiap paket data diberi tanda secara urut.
  • Flow control merupakan suatu fungsi yang ditujukan untuk membatasi jumlah atau rate data yang dikirim oleh suatu entiti yang mentransmisi. Bentuk flow control yang paling sederhana adalah prosedur stop-andwait.
  • Error control diperlukan untuk menjaga informasi dan data dari kerusakan. Biasanya error control terdiri dari error detection dan transmisi ulang. Untuk error detection, disisipkan kode pendeteksi kesalahan pada paket yang ditransmisikan. Jika dideteksi adanya kesalahan pengiriman oleh receiver, maka paket data tersebut dibuang dan dikirimkan permintaan untuk melakukan transmisi ulang paket data yang dibuang tersebut.
  • Addressing
Konsep pengalamatan meliputi hal-hal sebagai beriku :
1. Addressing level (tingkatan pengalamatan), menunjuk pada tempat dimana suatu entiti berada. Umumnya, alamat semacam ini disebut dengan network-level addressing.
Contohnya dalam arsitektir TCP/IP disebut dengan alamat IP (IP address) atau dalam OSI disebut Network Service Access Point (NSAP).
2. Addressing scope (jangkauan pengalamatan).
3. Connection identifiers (identifikasi koneksi), konsep ini muncul pada transfer data yang lebih berorientasi koneksi. Pada tranfer data berorientasi koneksi, kadang hanya dipergunakan sebuah nama koneksi selama fase transfer data.
Keuntungan penggunaan identifikasi koneksi antara lain :
• Mengurangi overhead.
• Dapat menentukan rute yang jelas (routing).
• Efektif untuk koneksi yang lebih dari satu secara simultan.
• Sekal suatu koneksi dijalankan, ujung sistem mampu mempertahankan informasi kondisi yang berkaitan dengan koneksi tersebut.
4. Addressing mode (mode pengalamatan). Berhubungan dengan rujukan pada sistem tunggal (unicast address) atau port.
  • Multiplexing
selain digunakan pada konsep pengalamatan yang
menunjukkan koneksi dari koneksi multiple ke sistem tunggal atau dari
sistem tunggal ke port, juga berhubungan dengan pemetaan koneksi
dari satu level ke level yang lain.
  • Transmission services
Sebuah protokol dapat menyediakan berbagai jenis layanan tambahan kepada entiti-entiti yang menggunakannya. Contohnya :
  1. Prioritas: pesan-pesan tertentu, misalnya control massage, diperlukan untuk mendapatkan delay minimum.
  2. Mutu layanan: golongan data tertentu membutuhkan laju penyelesaian minimum atau batas penundaan maksimum.
  3. Security: kemungkinan dimintanya mekanisme pengamanan atau pembatasan akses..

C.      Alamat IP
Deretan angka biner antara 32 bit sampai 128 bit yang dipakai sebagai identifikasi untuk tiap computer huset dalam jaringan internet.
     Panjang dari 32 bit adalah untuk IPV4 atau IP versi 4, dan panjang dari 128 bit adalah untuk IPV6 atau IP versi 6.
. Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di Internet.

D.     Elemen kunci
Ø  Syntax  meliputi segala sesuatu yang berkaitan dengan format data dan level-level sinyal.
1.      Data Formats
2.      Level sinyal
Ø  Sumantics  meliputi informasi kontrol untuk koordinasi dan pengendalian kesalahan
1.      Control information
2.      Error handling
Ø  Timing  meliputi kesesuaian urutan dan kecepatan.
1.      Speed matcing
2.      Sequencing


E.      Addressing Requireds
·        Dua tingkatan dalam addressing required
·        Masing – Masing computer memerlukan alamat jaringan.


Saturday, April 13, 2013

komunikasi data

1)    Pengertian Dasar Komunikasi Data
Komunikasi data adalah salah satu bagian dari ilmu komunikasi yang hanya  meliputi ruang lingkup datanya berupa informasi yang diolah oleh computer.

2)    Komponen-Komponen Komunikasi Data
ö  Sumber (transmitter)
ö  Media trnsmisi
ö  Tujuan (receiver)
ö  Informasi yang berupa data

3)    Manfaat Komunikasi Data
ö        Time sharing
ö        Data sharing
ö        Program sharing
ö        Equipmen sharing

4)    Aplikasi system Komunikasi Data
ö        Surat elektronik
ö        Bank teller terminal (ATM)
ö        Credit chacking system
ö        Traffic control system
ö        Police emergency system

5)    Penyimpanan Kmisi Data
Point to multiple (broadcase) tidak pErli ada sinyal dalam memulai atau berkominikasi
Point to point harus ada sinyal dalam memulai atau berhenti dalam berkomunikasi

6)     Solusi dalam jaringan komunikasi
a.       Wide Area Network (WAN)
WAN jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua
b.      Local Area Network (LAN)
LAN merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer.
c.       Metropolitan Area Network (MAN)
MAN pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN.


7)      Arah Komunikasi Data
·        Simplex
    Simplex adalah salah satu bentuk komunikasi antara dua belah pihak, di mana sinyal-sinyal dikirim secara satu arah.  seperti siaran televisi atau siaran radio.

·        Half Duplex

halfduplex adalah kedua transmisi dapat mengirimkan sebuah paket, namun saat transmisi yang satu sedang dalam proses pengiriman transmisi yang satu lagi menunggu untuk dapat mengirimkan paket.

- transmisi uni-directional (1 arah)
- tingkat tabrakan (collisions) tinggi
- Menggunakan algoritma "jam signal" dan" back- off
contoh : Salah satu arah tetapi bergantian contoh pesawat HT

·        Full Duplex
    full duplex adalah kedua transmisi dapat mengirimkan sebuah paket secara bersamaan. Seperti pada sebuah pesawat telepon, namun terkadang sebuah pesan tidak dapat diterima dengan baik.

- transmisi bi-directional (TX-RX)
- bebas tabrakan (collisions free)
- Menggunakan 50%-60% dari bandwidth



8)    Tugas Komunikasi
·        Pemanfaatan system transmisi                       
·        Interfaving
·        Pembangkitan sinyal
·        Sinkonisasi
·        Pertukaran menejemen
·        Koneksi dan deteksi eror
·        Follow control
·        Pengalaman
·        Routing
·        Recover
·        Formst pesan
·        Keamanan
·        Menejemen jaringan

9)      Model Transmisi
a.      Transmisi serentak (parallel transmisi)
Memerlukan saluran.
b.      Transmisi berseri (Serial transmisi)
Satu  bit  mengikuti  bit yang lain